Jumat, 29 Oktober 2010

unik air zam-zam

Kandungan mineral
———————————–
Tidak seperti air mineral yang umum dijumpai, air Zamzam in memang unik mengandung elemen-elemen alamiah sebesar 2000 mg perliter. Biasanya air mineral alamiah (hard carbonated water) tidak akan lebih dari 260 mg per liter. Elemen-elemen kimiawi yang terkandung dalam air Zamzam dapat dikelompokkan menjadi
Yang pertama, positive ions seperti misal sodium (250 mg per litre), calcium (200 mg per litre), potassium (20 mg per litre), dan magnesium (50 mg per litre).
Kedua, negative ions misalnya sulphur (372 mg per litre), bicarbonates (366 mg per litre), nitrat (273 mg per litre), phosphat (0.25 mg per litre) and ammonia (6 mg per litre).

Molekul air zam zam

Kandungan-kandungan elemen-elemen kimiawi inilah yang menjadikan rasa dari air Zamzam sangat khas dan dipercaya dapat memberikan khasiat khusus. Air yang sudah siap saji yang bertebaran disekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah merupakan air yang sudah diproses sehingga sangat aman dan segar diminum, ada yang sudah didinginkan dan ada yang sejuk (hangat). Namun konon prosesnya higienisasi ini tidak menggunakan proses kimiawi untuk menghindari perubahan rasa dan kandungan air ini.

http://moeltazam.wordpress.com

Minggu, 24 Oktober 2010

Why Do Clothes Wrinkle?

eat and water cause wrinkles. Heat breaks the bonds holding polymers in place within the fibers of a fabric. When the bonds are broken, the fibers are less rigid with respect to each other, so they can shift into new positions. As the fabric cools, new bonds form, locking the fibers into a new shape. This is both how ironing gets wrinkles out of your clothes and why letting clothes cool in a heap fresh from the dryer will instill wrinkles. Not all fabrics are equally susceptible to this type of wrinkling. Nylon, wool, and polyester all have a glass transition temperature, or temperature below which the polymer molecules are almost crystalline in structure and above which the material is more fluid, or glassy.

Water is the key culprit behind wrinkling of cellulose-based fabrics, such as cotton, linen, and rayon. The polymers in these fabrics are linked by hydrogen bonds, which are the same bonds that hold together molecules of water. Absorbent fabrics allow water molecules to penetrate the areas between the polymer chains, permitting the formation of new hydrogen bonds. The new shape becomes locked in as the water evaporates. Steam ironing works well on removing these wrinkles.

http://chemistry.about.com/od/howthingsworkfaqs/f/clotheswrinkle.htm

Sabtu, 09 Oktober 2010

Mengapa hukum Newton (Poyting dan Boys) mengabaikan Tekanan udara?

Hukum I Newton menyatakan bahwa :

Setiap benda tetap berada dalam keadaan diam atau bergerak dengan laju tetap sepanjang garis lurus, jika tidak ada gaya yang bekerja pada benda tersebut atau tidak ada gaya total pada benda tersebut.


Hukum II Newton tentang Gerak :

Jika suatu gaya total bekerja pada benda, maka benda akan mengalami percepatan, di mana arah percepatan sama dengan arah gaya total yang bekerja padanya. Vektor gaya total sama dengan massa benda dikalikan dengan percepatan benda.


Persamaan Hukum III Newton di atas juga bisa kita tulis sebagai berikut :

Faksi = -Freaksi


Hukum warisan Newton ini dikenal dengan julukan hukum aksi-reaksi. Ada aksi maka ada reaksi, yang besarnya sama dan berlawanan arah. Kadang-kadang kedua gaya tersebut disebut pasangan aksi-reaksi. Ingat bahwa kedua gaya tersebut (gaya aksi-gaya reaksi) bekerja pada benda yang berbeda. Berbeda dengan Hukum I Newton dan Hukum II Newton yang menjelaskan gaya yang bekerja pada benda yang sama.


Hukum gravitasi newton menyimpulkan bahwa besar gaya gravitasi yang diberikan oleh bumi pada setiap benda semakin berkurang terhadap kuadrat jaraknya (r) dari pusat bumi. Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut:


Gaya gravitasi α 1/r2

α = sebanding

karena ada faktor massa, secara matematis ditulis sbb :


gaya gravitasi = α (Mb.MB)/r2


MB adalah massa bumi, Mb adalah massa benda lain dan r adalah jarak antara pusat bumi dan pusat benda lain.


Newton pun mencetuskan Hukum Gravitasi Universal dan mengumumkannya pada tahun 1687, hukum yang sangat terkenal dan berlaku baik di indonesia, amerika atau afrika bahkan di seluruh penjuru alam semesta. Hukum gravitasi Universal itu berbunyi demikian :

Semua benda di alam semesta menarik semua benda lain dengan gaya sebanding dengan hasil kali massa benda-benda tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara benda-benda tersebut.

Secara matematis, besar gaya gravitasi antara partikel dapat ditulis sbb :

Gaya gravitasi Fg = G m1.m2/r2 = m1. g

dan percepatan gravitasi g = Fg/m1

Fg adalah besar gaya gravitasi pada salah satu partikel, m1 dan m2 adalah massa kedua partikel, r adalah jarak antara kedua partikel.

G adalah konstanta universal yang diperoleh dari hasil pengukuran secara eksperimen. 100 tahun setelah Newton mencetuskan hukum Gravitasi Universal, pada tahun 1978, Henry Cavendish berhasil mengukur gaya yang sangat kecil antara dua benda, mirip seperti dua bola. Melalui pengukuran tersebut, Henry membuktikan dengan sangat tepat persamaan Hukum Gravitasi Universal di atas. Perbaikan penting dibuat oleh Poyting dan Boys pada abad kesembilan belas. Nilai G yang diakui sekarang = 6,67 x 10-11 Nm2/kg2

( sumber teori newton di atas dikutip dari wikipedia)


Permasalahannya, mengapa tekanan udara dan viskositas gas tidak dia perhitungkan?

Menurut aku, seharusnya . hukum gravitasi newton direvisi menjadi:

gaya gravitasi F= G M1.M2. (β o/ β h)/r2 = m1. g. (β o/ β h)

dan percepatan gravitasi g = F. β h/m1.β o

Satuannya tidak berubah, yaitu g= meter/detik2

(tapi memperhitungkan perubahan percepatan akibat tekanan udara di ketinggian tertentu dan di atas permukaan laut.

Note:

Tekanan udara berkurang dengan naiknya ketinggian tempat (elevasi atau altitude)

►Persamaan laplace

Persamaan laplace

h = k (1 + γ t)log [β o/ β h)

Pengukuran Tekanan Udara

h = ketinggian tempat

K= konstanta (18.400)

γ= koefisien pemuaian udara (0.000367)

β o= Tekanan udara pada permukaan laut

β h= Tekanan udara pada permukaan ketinggian h

Jadinya : percepatan gravitasi g = F. β h/m1.β o

Ini hanya sebatas hipotesis aku (sementara). tidak ada maksud menyaingi hukum gravitasi newton yang ada. Hukum revisi aku di atas bisa mengungkapkan angka gravitasi di dalam lautan (hanya dengan mengembangkan rumus tersebut sedikit lagi) dengan menambahkan variabel kostanta viskositas air laut di titik tersebut.



Rabu, 06 Oktober 2010

Membersihkan baju yang terkena karat sehingga berwarna kuning?

Khusus jika bajunya adalah kain katun putih. Cara membersihkannya dengan menggunakan larutan oksalat. Asam oksalat bisa dibeli di toko kimia. larutkan 3 gram asam oksalat tersebut ke dalam 100 ml air.
Kemudian bilas dengan sodium hipoklorit 10%. Cara membuatnya,  10 gram sodium hipoklorit (bisa di beli di toko kimia) lalu larutkan ke dalam 100 ml air.

bagaimana membuat tinta biasa menjadi berfluoresensi?

tinta biasa  ditambahkan larutan A sebanyak 10%
larutan A terdiri dari:
1. aesculin 100 gram
Aesculin


2. sodium salisilat 100 gram
3. soda kaustik /  NaOH 1% sebanyak 1 ltr

selamat mencoba....

Selasa, 05 Oktober 2010

memakai maskar kain di jalanan raya?

sebagian orang saat ini sedang marak2nya memakai masker berupa kain saputangan atau kain tipis lain, malah ada yang menggunakan masker tipis warna hijau muda?
fungsinya apa???
banyak yang tidak mengerti, terutama digunakan oleh para wanita2 kantoran saat pergi kerja dan pulang kerja di jakarta.

Masalahnya begini, polusi di jakarta paling tinggi disebabkan oleh polusi akibat kendaraan.
Asap dari kendaraan mengandung CO timbal dan gas 2 lain yang membahayakan. Terus pertanyaannya, memang seberapa besar ukuran partikel gas????
apakah bisa tersaring dengan masker2 kain seperti mereka2 itu?????????????jawabannya TIDAK

Kadang aku mikir, sebelah aku pada pakai masker kain saat naik patas ac, metromini, mikrolet....
APAKAH AKU BAU BADAN?????
hehehehehe
ternyata mereka ingin mengurangi dampak polusi. tapi salah kaprah.
ukuran partikel gas adalah mencapai satuan Amstrong.
JELAS, kain 2 tipis itu yang kurang lebih yaa... berapa se... saputangan ... tidak bisa menahan sama sekali
KECUALI pakai masker 3M yang telah dilengkapi carbon aktif dsb yang satunya mencapai 300 ribuan harganya. Jadi kalau tidak bisa menahan asap2 polusi beracun kenapa masih menggunakannya.. kan jadi aneh.. ..
Sebagai catatan, masker2 tipis itu hanya berguna untuk menahan debu2 saja yang masuk hidung. terus kalau masuk hidung, tentu tidak terlalu berbahaya, selama di hidung ada bulu hidung yang sudah diciptakan oleh Yang Kuasa untuk menahan debu sehingga timbullah (maaf!) "UPIL".
catatan juga masker2 tipis kain itu hanya berfungsi optimal kalau dalam keadaan basah. karena air akan menangkap gas beracun secara efektif.

Saran aku, gunakan masker 3 m kalau memang jenuh dengan asap polusi kendaraan.
gunakan masker kain yang agak tebal jika memang merasa tidak nyaman dengan bau2 sampah organik atau sungai yang agak bau (yang tipis se sama saja, gak nahan bau).

tapi kalau memang tetap akan jadi trend penggunaaan masker kain ini, ogut akan coba buka pabrik masker kain dengan aneka motif.. jadinya fungsinya berubah jadi lifestyle atao fashion jaman sekarang.. hehehe

hanya sekedar berbagi  cerita, tidak bermaksud melarang hak kebebasan orang lain. mudah2an bermanfaat.


:D

Sabtu, 02 Oktober 2010

kenapa zat cair disebut zat cair?

Menurut aku, zat cair adalah gas yang mempunyai kekentalan tinggi. Percaya? buktinya hukum materi dibagi 3 (padat cair gas) hanya berlaku di bumi, sedangkan di alam semesta besera seluruh isi jagad raya bima sakti, zat cair tidak mengikuti hukum zat cair yang selama ini anda ketahui, seperti mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang rendah. tapi di bulan dan tempat 2 non gravitasi , zat cair mengambang di udara, menyatu dengan udara sekitar, akan tetapi terlihat oleh mata kita karena sifat nya yang mempunyai kekentalan yang tinggi.

Lalu mengapa kita masih membedakan materi dengan zat padat, zat cair dan gas??
bukankah lebiih bijaksana memasukkan zat cair ke dalam klasifikasi gas.
Maksudnya adalah zat cair adalah golongan gas yang viskositasnya tinggi.
bukankah gas pula menempati ruang dan mengikuti sifat menempati daerah yang lebih rendah seperti halnya cat cair. Contoh sederhana adalah gas elpiji yang selalu berada di bawah jika mengalami kebocoran.  

Apakah dibalik menjadi gas adalah zat cair yang mempunyai viskositas rendah.
Silahkan Anda renungkan?

 :D :D :D
kalau bingung , pegangan,,,,, hehe